PEKANBARU (TUAH) — Sebanyak 11 guru berprestasi dan kepala desa Duta Antikorupsi Provinsi Riau mendapat hadiah perjalanan umrah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) bersama PT Riau Petroleum.
Program tersebut disambut penuh rasa syukur oleh para penerima. Bagi mereka, hadiah umrah bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap pengabdian panjang yang telah diberikan kepada masyarakat.
Mengabdi Puluhan Tahun, Guru Teladan Dapat Hadiah Umrah
Salah seorang penerima, Zularpan Salim Abdurrahman, guru SMP Negeri 5 Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, mengaku tidak menyangka mendapat penghargaan setelah hampir tiga dekade mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik.
Selama kurang lebih 30 tahun menjadi guru, Zularpan menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk perhatian yang berarti bagi para tenaga pendidik.
“Selama kurang lebih 30 tahun saya mengabdi sebagai guru. Terima kasih kepada Bapak Plt Gubernur Riau dan Bank Riau Kepri Syariah atas perhatian dan kepeduliannya kepada kami tenaga pendidik,” ujarnya.
Ia berharap BRK Syariah terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Riau.
Pengalaman serupa disampaikan Winismar Dahlan, guru SD Negeri 06 Kabupaten Rokan Hulu. Setelah mengabdikan diri selama 40 tahun sebagai guru sekolah dasar, ia menyebut hadiah umrah tersebut sebagai salah satu penghargaan paling berkesan yang pernah diterimanya.
“Ini penghargaan luar biasa yang saya terima selama 40 tahun menjadi guru sekolah dasar. Terima kasih kepada BRK Syariah dan Bapak Plt Gubernur Riau atas hadiah umrah ini,” katanya.
Winismar berharap program CSR tersebut dapat terus dilanjutkan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Kepala Desa Duta Antikorupsi Ikut Mendapat Apresiasi
Penghargaan tidak hanya diberikan kepada tenaga pendidik. Sejumlah kepala desa Duta Antikorupsi Provinsi Riau juga mendapat kesempatan yang sama.
Salah satunya Ihfazni Arham, Kepala Desa Salo, Kabupaten Kampar. Ia menilai hadiah umrah tersebut menjadi penyemangat bagi para kepala desa untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan hadiah umrah dari Bapak Plt Gubernur Riau melalui program CSR Bank Riau Kepri Syariah,” tuturnya.
Menurut Ihfazni, perhatian tersebut menjadi motivasi bagi aparatur desa untuk terus menjaga amanah dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
CSR BRK Syariah dan Riau Petroleum Dorong Pengabdian
Program penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi CSR BRK Syariah dan PT Riau Petroleum dengan menyasar sosok-sosok yang dinilai memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan, pembangunan desa, dan tata kelola pemerintahan.
Sebanyak 11 penerima mendapatkan penghargaan tersebut, terdiri dari guru berprestasi serta kepala desa Duta Antikorupsi.
Melalui program ini, BRK Syariah berharap apresiasi yang diberikan tidak berhenti sebagai penghargaan personal, tetapi juga menjadi dorongan bagi penerima untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Kolaborasi bersama PT Riau Petroleum juga diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak program sosial yang memberikan manfaat langsung sekaligus mendorong lahirnya sosok-sosok berprestasi di berbagai bidang di Provinsi Riau.
📌 Yang Perlu Anda Ketahui
- 11 guru berprestasi dan kepala desa Duta Antikorupsi Riau mendapat hadiah perjalanan umrah melalui program CSR BRK Syariah bersama PT Riau Petroleum.
- Zularpan Salim Abdurrahman telah mengabdi sekitar 30 tahun sebagai guru, sementara Winismar Dahlan telah menjadi guru selama 40 tahun.
- Program tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi di bidang pendidikan, pembangunan desa, integritas, dan tata kelola pemerintahan di Provinsi Riau.